Saturday, August 29, 2015

JADILAH BAIK

(1/2)
Kalau saja para suami menjadi baik terhadap istri-istri mereka - dan sebaliknya - Maka banyak perkawinan bisa diselamatkan. Bila para orangtua bersikap baik kepada anak-anak mereka - dan sebaliknya - banyak keluarga akan menjadi luar biasa kembali.

Ya, saya berbicara tentang kebaikan yang kuno!
- Berbicara dengan hormat
- Bersikap sopan
- Tunjukan kasih sayang (pelukan)
- Berikan peneguhan
- Berlaku ramah
- Melayani dalam hal-hal sederhana
- Tersenyum senang waktu bertemu mereka
- Memberi dukungan

Anda tahu apa yang menyedihkan?

Saya melihat beberapa orang yang sangat baik pada teman-temannya - berbicara dengan penuh kelemahlembutan pada mereka. Mereka tersenyum, Mereka membuat teman-teman mereka nyaman. Mereka mengalah kepada teman. Tapi orang-orang yang baik dan penuh hormat ini menjadi berkebalikan dan berteriak pada keluarga mereka sendiri! Tiba-tiba mereka menjadi kasar, egois dan tidak komunikatif.

Bila Anda ingin menciptakan hubungan yang bahagia, ambil keputusan untuk bersikap baik pada setiap orang - termasuk anggota keluargamu sendiri.

Saya memiliki 6 rekomendasi untuk Anda. Bila Anda melakukan kebiasaan sederhana ini, hidup keluarga Anda akan disembuhkan dan diberkati.
1. Untuk Anak : Katakan "Saya menyayangi Papa/Mama" sedikitnya sekali sehari.

2. Untuk Anak dewasa : siapkan waktu khusus bersama orangtua Anda sedikitnya sekali seminggu. Sehingga kalian dapat bicara dan tertawa dan merasakan kebersamaan. 

3. Untuk Orang tua : Peluk anak Anda sedikitnya dua kali sehari - sekali saat mereka akan meninggalkan rumah (untuk mengisi tangki cinta mereka sebelum mereka menaklukan dunia) dan sekali saat mereka tiba di rumah (untuk menyembuhkan luka-luka pertempuran mereka)

4. Untuk Orang tua : Berdoalah bagi anak- anak Anda sekali sehari. Letakan tangan Anda di kepala mereka dan nyatakan berkat Allah bagi mereka.

Thursday, August 27, 2015

Dalam kehidupan yang kita jalani, akan membawa kita ke dalam pilihan-pilihan yang mungkin membuat kita jatuh, lemah dan menyerah. Namun ketika memiliki keyakinan bahwa kita memiliki Allah yang memelihara dan mengetahui segala persoalan dan pergumulan kehidupan kita, maka dalam situasi dan keadaan apapun kita akan tetap percaya bahwa Dia tidak akan melukai dan mengecewakan kita. Untuk itu dalam kehidupan ini seharusnya kita memiliki keyakinan iman kepada Tuhan baik itu dalam pergumulan dan persoalan kehidupan sehingga hal itu akan membuat kita mampu terus berjalan, langkah demi langkah sehingga pada akhirnya kita sampai pada tujuan hidup yaitu keselamatan yang kekal. Amin

Tuesday, August 25, 2015

♛ SIAPA YANG MENABUR AKAN MENUAI ♛

”Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.” (Galatia 6:7-10)
 Makanya jgn skali2 menabur badai dlm hidup seseotg apalagi dlm kehdpan anak2 yatim n org2 miskin n yg teraniaya itu lbh berat hukumannya krn mereka sgt berharga dimata Tuhan. 
Jgn krn harta n nafsu duniawi kita jd terjebak dlm dosa n tanpa kt sadari kt menabur badai dlm hdp sesama n org2 yg teraniaya krn kt pasti akan menuai topan yg dahsyat dlm hdp kita...
Oleh karena itu marilah kt menabur kebaikan sebanyak2nya spy kt dpt tuaian yg indah dr Tuhan.

Sunday, August 23, 2015

Inspirasi pagi:✿ ❤ BELAJAR BERSABAR ❤ ✿

Henry dan Marta sudah menikah lebih 40 tahun
Sejak hidup berumah tangga, keduanya tidak pernah ada rahasia

Kecuali satu kotak sepatu yang disimpan Marta dilemari pakaiannya
Marta berpesan kepada suaminya agar jengan pernah membukanya

Satu ketika Marta sakit keras berbagai upaya dilakukan untuk menyembuhkan Marta

Tapi tak satu pun berhasil. Saat berbaring ditempat tidur, marta berkata
Lirih pada suaminya agar mengambil kotak sepatu yang selama ini disimpannya

Rupanya Marta sadar inilah saat yg tepat untuk membuka rahasia kotak itu
Perlahan lahan Henry membuka tutup kotak itu
Henry mendapati ada dua boneka rajut dan uang 10 juta rupiah
Henry yang bingung pun bertanya apa maksud dari semua barang itu

Maka, Marta bercerita bahwa neneknya berpesan agar jangan sekali kali membentak atau berteriak jika sedang marah dengan suami

Nenek bilang jika suatu saat ia marah pada suaminya, ia harus tetap diam dan merajut sebuah boneka, Henry hanya bisa terdiam dan menangis, ia sering kali membuat Marta Marah

Tapi ia lalu bertanya uang 10 juta itu
Marta menjawab "suamiku uang itu adalah uang hasil penjualan boneka-boneka rajutanku

Wow..bisa dibayangkan berapa kali Henry menyakiti hati Marta
Meski dmikian dari sini kita belajar bahwa kemarahan pun bisa menjadi energi positif

Banyak hal mgkin membuat kita marah
Tapi ingat bahwa orang yang sudah hidup dalam tuntunan Roh Kudus tidak akan cepat melampiaskan amarahnya

Orang yang lekas naik darah adalah bodoh
Dan tidak ada orang yang suka dengan pemarah

Tapi kesabaran artinya kita tidak membiarkan diri kita hanyut didalam amarah yg cepat tersulut

Percayalah ada lebih banyak manfaat positif yg bisa kita peroleh saat kita mau SABAR, dari pada Marah...
Have a blessed day 👍👍

Friday, August 21, 2015

Inspirasi pagi: F.B. Mayer asal Inggris pernah memberikan sebuah ilustrasi tentang proses yang menghasilkan kualitas, seperti berikut :
 
Sepotong besi seharga $2.50, kalau ditempa menjadi tapal kuda akan menjadi seharga $5.
  
Jika ditempa menjadi jarum, harganya naik menjadi $175. 

Kalau ditempa dan dibentuk menjadi pisau silet, harganya akan berlipat-ganda menjadi $1625. 

Kalau dibentuk menjadi jarum penunjuk arloji Rolex, harganya melonjak lagi menjadi $125.000. 

Setiap tempaan dan pembentukan terhadap besi tersebut, meningkatkan nilai jualnya. 

Lebih banyak ditempa, dipukul, dibakar, maka nilainya semakin tinggi.
  
Demikian juga dengan manusia.  
Jika engkau mengalami banyak pembentukan, tempaan dan ujian, dan engkau meresponi dgn benar, maka karakter mulia yang ada di dalam dirimu semakin terbentuk. 

Ingatlah bahwa engkau tidak perlu menjalani kehidupan ini dengan tergesa-gesa.  Nikmati saja prosesnya, responi dgn benar dlm ketaatan dan ketulusan, dan biarkan ketekunan itu memperoleh buah yang matang....      
Maka lihatlah, tanpa engkau sadari, kemuliaan Tuhan akan terpancar lewat hidupmu...
Shabbath Shalom 👍👍

Wednesday, August 19, 2015

20 Agustus

Benar di Hadapan Tuhan dan Manusia

"...Keduanya adalah benar di hadapan Tuhan dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat."

Ternyata benar di hadapan Tuhan, belum tentu benar juga di pandangan manusia.

Bahkan, pada waktu itu mereka ini menanggung aib di pandangan manusia 

karena Elisabet mandul dan tidak mempunyai keturunan, 

sekalipun mereka menyandang predikat 'benar' di hadapan Tuhan.

Jangan terlalu gegabah dan cepat menghakimi, 

karena apa yang Anda pikir itu belum tentu seperti yang Tuhan pikirkan. 

Manusia itu tidak ada yang maha tahu, 

sebab itu kita tidak pernah dapat mengerti isi hati orang yang sebenarnya, 

maka kalau kita gegabah menjatuhkan penghakiman kita, 

salah-salah akan menjadi bumerang dalam hidup kita.

Kalau orang tidak mengerti cara berpikir Tuhan, 

akan terjadi kesalahpahaman dengan Tuhan

 seperti halnya dalam kasus Zakharia dan Elisabet. 

Ukuran Tuhan itu berbeda dengan ukuran kita, 

cara Tuhan melihat berbeda dengan cara kita, 
cara Tuhan mengambil keputusan dan perhitungan di baliknya 

berbeda dengan perhitungan kita. 

Adalah sangat berbahaya kalau kita menjatuhkan penghakiman atau penilaian atas hidup orang lain.

(Disalin dari Renungan Harian "Dari Hati Sang Raja" oleh Pdt. Petrus Agung Purnomo)
Apakah anda mempunyai pertanyaan penyesalan yang terus menerus menghantui anda?

Seperti OS Operating System yang bekerja aktif di belakang kepala kita

Untuk kebanyakan orang, pertanyaan yang otomatis keluar adalah "Apa yang Salah?"

Mereka bangun pagi hari dan secara tdk sadar langsung bertanya, "Apa yang salah dengan hari ini?" "Apa yang salah dengan diriku?"
Dan sepanjang hari, mereka terus menerus mengulang pertanyaan penyesalan mereka:
"Apa yang salah dengan suamiku?"
"Apa yang salah dengan orangtuaku?"
"Apa yang salah dengan anak2 ku?"
"Apa yang salah dengan pekerjaanku?"
"Apa yang salah dengan teman-temanku?"

Dan pertanyaan yang paling parah adalah:
"Apa yang salah dengan diriku?"
 
Beberapa orang menanyakan pertanyaan ini berulang-ulang sepanjang hari.
Sehingga mematikan semangatnya. Karena mereka menemukan banyak yang salah tentang diri mereka. Maka tak heran, mereka tidak menyukai diri mereka sendiri!

Pertanyaan "Apa yang salah?" adalah pertanyaan yang sangat berguna - bukan sebagai pertanyaan penyesalan setiap saat - tapi sebagai pertanyaan yang diajukan saat terjadi keadaan darurat. (Pada saat benar2 terjadi sesuatu yang tidak benar!)

Jadi apa pertanyaan yang seharusnya otomatis keluar dalam pikiran kita?

KUNCI : PENGHARGAAN

Pertanyaan otomatis yang seharusnya anda tanyakan adalah "Apa yang baik dan benar?"
Tanyakanlah ini beribu-ribu kali setiap hari.

"Apa yang baik dan benar yang kujumpai hari ini? Apa yang baik dan benar dengan suamiku? Apa yang baik dan benar dengan anak2ku? Apa yang baik dan benar dengan pekerjaanku? "

Dan pertanyaan utama yang sangat sehat, "Apa yang baik dan benar dalam diriku?"

Bila Alkitab benar, bahwa anda adalah Citra ALLAH, maka anda pasti seorang yang luar biasa fenomenal!
Anda memiliki hal-hal Luar Biasa dalam diri anda - dan anda perlu menyediakan waktu untuk menghargainya.

Ingatlah: Hanya Cinta yang dapat mengalahkan Ketakutan.
Dan Penghargaan adalah perwujudan Cinta.

Total Pageviews